Kematian akan datang kapan saja, baik karena kecelakaan atau penyakit. WHO sendiri telah mencatat ada 10 penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Karena itu, Anda harus melindungi diri sedini mungkin dengan mendaftar program BPJS dan nikmati manfaat perlindungan ketenagakerjaan yang diberikan.
Slaah satu programnya, BPJS Bukan Penerima Upah akan memberi jaminan hari tua, kematian, dan kecelakaan pada wirausaha, freelancer, dan pekerja paruh waktu. Anda pun tidak perlu khawatir mengenai masalah keuangan dan perawatan jika terjadi hal yang tidak direncanakan.
7 Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia
Data dari World Health Organization atau WHO melaporkan bahwa ada 10 penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Namun, artikel ini hanya akan mengulas 7 di antaranya. Berikut uraiannya.
1. Stroke
Stroke adalah penyakit paling mematikan karena menyerang fungsi saraf pada otak. Menurut WHO, kematian karena stroke menyentuh 131,8 kasus per 100.000 penduduk. Usia 45-75 tahun merupakan kelompok yang rentan terkena stroke.
2. Jantung
Jumlah kasus kematian akibat penyakit jantung mencapai 95,68 dari 100.000 penduduk. Penyakit ini muncul karena terjadi sumbatan di pembuluh darah jantung, peradangan, atau infeksi. Pemicunya adalah pola hidup dan lingkungan tidak sehat.
3. Diabetes
Diabetes menjadi penyakit mematikan selanjutnya dengan jumlah kasus sekitar 40,78 dari 100.000 penduduk. Asupan gula yang berlebih dan kurangnya olahraga dapat menjadi pemicu utama seseorang terkena diabetes.
4. TBC
Penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia lainnya adalah tuberkulosis atau TBC. Ini adalah penyakit infeksi menular karena bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang menyebar melalui udara dan masuk ke pernapasan. WHO mencatat 33,24 kasus kematian dari 100.000 penduduk akibat TBC telah terjadi.
5. Sirosis Hati
Penyakit yang menyerang organ hati atau liver juga bisa mengakibatkan kematian. Sirosis hati kerap terjadi pada orang yang memiliki kebiasaan minum alkohol berlebihan. Terhitung ada 33,06 kasus kematian dari 100.000 penduduk karena penyakit ini.
6. Paru-paru Kronis
Penyakit paru-paru kronis akan menyebabkan seseorang kesulitan bernapas hingga membatasi aktivitas sehari-hari. Kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor utamanya. Kasus kematian akibat penyakit ini mencapai 28,89 dari 100.000 penduduk di Indonesia.
7. Diare
Diare yang sering dianggap sepele justru menjadi salah satu penyakit mematikan. Buktinya, kematian akibat diare tercatat sebanyak 23,06 kasus per 100.000 penduduk. Diare mampu merenggut nyawa karena akan membuat tubuh dehidrasi hingga menyebabkan gangguan fungsi organ dan jaringan tubuh.
Mari Lindungi Diri dari Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi!
Agar terhindar dari berbagai penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia, Anda wajib menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Selain itu, Anda juga bisa melindungi diri dengan mendaftar program Bukan Penerima Upah (BPU) dari BPJS Ketenagakerjaan dan merasakan manfaat perlindungan ketenagakerjaan.
Meskipun Anda karyawan tanpa ikatan kerja, BPJS siap memberikan perlindungan paripurna untuk Anda dan keluarga yang ditinggalkan. Manfaat yang didapat oleh ahli waris sendiri berbentuk uang tunai, perawatan medis, hingga pendidikan anak. Mari lindungi diri dan keluarga dengan mendaftar BPU BPJS Ketenagakerjaan!




